Minggu, 08 Desember 2019

Keputusan Fatimah


Nama : Fatimah Briliana
Kata Benda : Buku
Kata Sifat : Cerdas
  Fatimah Briliana merupakan seorang wanita yang tangguh dalam menjalani pahit manisnya kehidupan. Sejak kecil ia sudah diajarkan orang tuanya untuk hidup mandiri, walau lahir dalam keluarga yang berkecukupan orang tuanya tidak memanjakannya, agar ia terbiasa hidup sedehana dan tidak menjadi orang yang sombong, ia adalah anak tunggal. Orang tuanya sangat menyayangi Fatimah karena ia adalah anak yang baik, dan patuh pada perkataan orang tuanya.
  Fatimah adalah anak yang cerdas dan pintar, ia sering mendapatkan juara kelas dari dia memasuki taman kanak-kanak hingga ia SMA, Fatimah sangat suka membaca buku, ia bisa membaca buku seharian dan sering lupa waktu saat mmbaca mungkin itulah yang membuat prestasinya terus meningkat. Fatimah juga sering mendapatkan penghargaan, dan memenangkan banyak lomba akademik dan cerdas cermat. Hanya saja, tentu semua orang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Fatimah kurang pengetahuan dalam ilmu agama nilainya tidak buruk, hanya saja tertinggal dengan nilai mata pelajaran lainnnya, ia kurang pandai mengaji, tentu ia bisa membaca Al-Quran hanya saja tidak lancar padhal orang tua Fatimah sudah, ia juga dapat meghafal dengan mudah tapi ia juga mudah lupa karena tidak mengamalkannnya karena tanpa sadar Fatimah lebih sering mempelajari ilmu pengetahuan seperti matematika, fisika, kimia, dan ilmu pengetahuan lainnya. Sedangkan orang tua Fatimah menginginkan anak mereka menjadi anak yang sholehah dan berpengatahuan ilmu agama islam yang luas.
  Setiap anak pasti ingin orang tuanya bangga pada mereka, sekarang  Fatimah sudah kelas 12, sebentar lagi ia akan lulus SMA, tapi ia belum bisa mencapai keinginan orang tuanya, menjadi anak yang sholehah dan  berpengetahuan agama islam yang luas, dan ia juga harus menentukan akan melanjutkan kuliah dimana dan jurusan apa, ia ingin kuliah di Universitas yang ia dambakan di luar kota dan memilih jurusan Pendidikan Matematika, karena ia sangat suka dengan Matematika, akan tetapi ia juga ingin menjadi anak yang sesuai dengan keinginan orang tuanya, ia juga sadar selama ini Fatimah kurang belajar ilmu agama ia tak pernah masuk pesantren, ia juga bersekolah di skolah umum. Setelah sekian lama berdebat dengan dirinya sendiri, dan tiada hari tanpa memikirkan bagaimana ia menentukan jalan hidupnya.
  Akhirnya ia memutuskan untuk memilih kuliah di kampus yang berbasis islam, di kotanya, dan memilih jurusan Pendidikan Agama Islam, ia tahu walau tak sesuai keinginannya tapi setidaknya ia bisa belajar untuk menjadi orang yang lebih baik lagi. Fatimah juga berfikir kapan lagi ia akan mempelajari ilmu agama islam jika tidak sekarang, sedangkan ia sudah tertinggal jauh, ia sadar ini tidak hanya untuk dirinya sendiri tapi juga orang di sekitarnya, ia juga sadar belajar ilmu agama itu penting dan ia juga ingin fokus dengan urusan dunia dan akhirat. Saat ia menyampaikan niatannya itu, orang tua Fatimah sangat senang dan bangga akan keputusan bijak dan pemikiran dewasa Fatimah.


Rabu, 27 November 2019

Biografi Teman


Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu’alaikum Warahmatullahi ta’ala Wabarakatuh
Kali ini saya ingin menceritakan salah seorang teman dekat saya di kampus. Dia adalah seorang wanita yang pintar juga manja, di kelas ia cukup menonjol karena kepintarannya, memiliki sifat disiplin dan selalu mengerjakan tugas dengan baik dan tepat waktu, mungkin bisa dibilang ia orang yang perfeksionis. Nama lengkapnya Tri Wulandari, biasa dipanggil wulan atau ulan, terkadang saya memanggilnya tri.wulan  lahir di Pemangkat, kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat, pada tanggal 27 Maret 2001, ia 7 hari lebih muda dariku. Ayah wulan bernama Sariman yang berprofesi sebagai POLRI, dan Ibu Wulan bernama Januarti sebagai Ibu rumah tangga. Wulan adalah anak ke-3 dari 4 bersaudara, dengan 2 kakak laki-laki, dan 1 adik perempuan.
Wulan memulai pendidikan di taman kanak-kanak pada usia 5 tahun di TK Kartini lalu melanjutkan pendidikan dasar pada usia 6 tahun di Sekolah Dasar 26 Pemangkat, selanjutnya Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Pemangkat, dan Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Pemangkat. Sampai akhirnya meanjutkan kuliah di Institute Agama Islam Negeri Pontianak. Ia sering menjadi juara kelas, Wulan juga mencetak prestasi non akademik, ia pernah menjadi juara 2 lomba membaca puisi antar kelas saat SMA, dan wulan juga  menjadi juara 2 pada lomba catur tingkat kecamatan, saat ia masih mengenyam pendidikan di bangku SMP.
Wulan memiliki semangat yang tinggi dalam menuntut ilmu, ia sering memotivasi dan menyemangatiku saat aku malas atau merasa lelah dengan tugas kuliah yang menumpuk, ia juga membantu saya saat ada penjelasan dosen yang tidak saya pahami. Wulan hobi memancing dan Ia juga suka membaca cerpen, novel, buku-buku yang tentang kehidupan, ia juga suka membaca buku resep, semua buku yang bersifat pengetahuan. Wulan menyukai makanan manis dan pedas, makanan kesukaannya adalah ayam masak bali dan asam manis kepiting dan minuman kesukaanya adalah es campur rencah vanilla. Wulan adalah orang yang mencintai alam, ia suka menjaga kebersihan alam sekitar dan merawat tanaman.
Wulan ingin menjadi anak yang sholehah yang dapat selalu berbakti kepada kedua orang tuanya, dan mendoakan keduanya serta keluarga. Lalu ia memutuskan untuk menjadi seorang guru, dan memilih jurusan Pendidikan Agama Islam. walau ayah dan kedua kakak laki-laki wulan adalah berprofesi sebagai POLRI tapi ia ingin menjadi guru karena ia memiliki alasannya sendiri, ia ingin memperbaiki dirinya lebih baik lagi dengan mempelajari ilmu agama lebih dalam, karena disaat orang tua semakin tua, sakit, bahkan jika orang tua pergi. Mereka tidak mengharapkan harta ataupun tahta. Yang orang tua inginkan dan perlukan hanyalah doa anak yang sholeh dan sholehah. Wulan mengatakan ia merasa sangat senang dan bersyukur karena Allah sangat baik telah menuntunnya dan mempertemukannya dengan orang-orang yang baik dan sholeh sholehah.
Saya sendiri mengenal wulan karena kami kebetulan berada di kelas yang sama pada semester ini. Awalnya tidak ada yang spesial, kami berteman seperti biasa dia adalah orang yang sederhana, mensyukuri apa yang ia miliki, tidak begitu mengikuti style seperti wanita pada umumnya, ia juga tidak mementingkan make up, bukan berarti ia tidak pakai, ia juga memakai make up, hanya saja secara wajar dan senatural mungkin, wulan juga adalah wanita yang ramah dan mau berbagi idenya pada orang lain, nyaman saat bicara dengannya, entah bagaimana semakin lama kami semakin dekat, dan pada akhirnya saya tau kalau ternyata dia adalah wanita yang manja pada keluarga. Dan karena kedekatan kami, ia tak ragu lagi untuk menegur saya saat saya mulai bermalas-malasan atau jika saya melakukan kesalahan tak jarang saya meminta pendapatnya sebelum mengambil keputusan, saya juga akan membantunya semampu saya jika ia memerlukan pertolongan saya. Dia adalah teman yang baik. Saya harap persahabatan kami bisa berlangsung lama, dunia dan akhirat.

Semoga tulisan ini dapat menginspirasi dan memotivasi para pembaca, seperti saya yang termotivasi olehnya. kurang lebihnya saya mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan.
Berikut adalah foto teman saya.




Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Ta'ala Wabarakatuh

Minggu, 13 Oktober 2019

Resume Skripsi

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PONTIANAK
Tugas Resume Sistematika Penulisan Skripsi Mahasiswa PAI/FTIK IAIN Pontianak di Perpustakaan IAIN Pontianak.

Nama: Atikah Putri Dinanty
NIM  : 11901029
Kelas : 1/C
Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI)
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK)
11.     Cover/Sampul
a.       Judul Skripsi
PELAKSANAAN STRATEGI JIGSAW LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KISAH KETELADANAN NABI MUSA PADA SISWA KELAS V SDN 29 DESA SEPUK LAUT TAHUN AJARAN 2017/2018”
b.      Penulis: ANDI KAMARUDIN

22.   Lembaran Motto
Artinya: “Sebaik-baiknya kamu adalah orang yang belajar Al-Quran dan yang mengerjakannya”. (HR. Bukhari)

33.   Abstrak
ANDI KAMARUDIN. “Pelaksanaan Strategi Jigsaw Learning Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Kisah Keteladanan Nabi Musa Pada Siswa Kelas V SDN29 Desa Sepuk Laut Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya Tahun Pelajaran 2017/2018” Skripsi. Pontianan: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negei (IAIN) Pontianak, 2017.
            Penilitian ini bertujuan untuk mengeahui: (1) Hasil belajar siswa seblum menggunakan strategi Jigsaw Learning; (2) Hasil belajar siswa dengan menggunakan strategi jigsaw learning pada siklus I dan siklus II. (3) Ada tidaknya penigkatan hasil belajar setelah menggunakan strategi jigsaw learning.
            Untuk memperoleh data penelitian dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif juga menggunakan metode deskriftif. Alat pengumpulan data yaitu observasi, dokumentasi, wawancara, dan tes. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah metode tindakan kelas. Penelitian dilakukan di Sekolah Dasar Negeri 29 Sepuk Laut Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Sumber data utama adalah siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 29 berjumlah 14 orang.
            Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Hasil belajar siswa pada materi tarekh sebelum menggunakan stratei Jigsaw Learning adalah rendah denan rata-rata nilai 50,48; (2) untuk meningkatkan hasil belajar pada siswa dengan menggunakan strategi Jigsaw Learning dilakukan dalam dua siklus; pembelajaran pada siklus-siklus tersebut dapat digambarkan sebagai berikut; (a) Memberikan motivasi kepada siswa yang pasif agar lebih aktif dalam menjalani proses pembelajarannya. (b) Guru lebih itensif membimbing sejumlah siswa yang kesulitan. (c) Guru memberikan penghargaan atau reward kepada siswa yang berhasil secara baik dalam menjalani proses pembelajaran untuk memotivasi siswa lain agar jauh lebih giat lagi belajarnya; (3) Hasil belajar siswa setelah menggunakan strategi Jigsaw Learning pada siklus I menunjukan, bahwa setiap siswa semakin aktif dalam mengikuti proses pe,belajaran. Diketahui hasil belajar siswa pada siklus I menunjukan rata-rata nilai sebesar 70,71. Hasil tersebut mengalami peningkatan setelah dilaksanakan penelitian penelitia pada siklus II dimana juga menerapkan strategi Jigsaw Learning dan hasil meningkat menjadi rata-rata 78,33.
            Sehingga mberhasil membuktikan hipotesis, bahwa penggunaan strategi Jigsaw Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran kisah nabi Musa AS dikelas V Sekolah Dasar Negeri 29 Sepuk Laut Kecamatan Sungai kakap Kabupaten Kubu Raya.

44.     Daftar Isi
HALAMAN SAMPUL
HALAMAN PERSETUJUAN
LEMBAR PENGESAHAN
MOTTO
ABSTRAK
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL
DAFTAR GAMABAR

BAB I PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
B.     Rumusan Maslah
C.     Tujuan Penelitian
D.    Manfaat Penelitian

BAB II STRATEGI JIGSAW LEARNING DAN HASIL BELAJAR
A.    Penelitian Terdahulu
B.     Strategi Pembelajaran
C.     Pembelajaran kooperatif
D.    Strategi Jigsaw Learning
E.     Hasil Belajar
F.      Pendidikan Agama Islam
G.    Kerangka Pikir
H.    Hipotesis

BAB III METODE PENELITIAN
A.    Jenis Penelitian
B.     Lokasi dan Objek Penelitian
C.     Teknik dan Alat Pengumpulan Data
D.    Analisis Data

BAB IV PAPARAN DATA DAN PEMBAHASAN
A.    Gambaran Umum Lokasi Penelitian
B.     Teknik Pengumpulan Data
C.     Analisis Data
D.    Proses Pembelajaran Strategi Jigsaw Learning
1.      Pra PTK
2.      Siklus I
3.      Siklus II
E.     Deskriptif Pembahasan PTK
F.      Hasil Penelitian

BAB V PENUTUP
A.    Kesimpulan
B.     Saran

DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN-LAMPIRAN
DOKUMENTASI

55.     Kutipan
1.      Menurut Johson dan Johson menyatakan Cooperatif Learning (CL) adalah kegiatan belajar mengajar secara kelompok-kelompok kecil. Siswa belajar dan bekerja sama untuk sampai kepada pengalaman belajar yang berkelompok, sama dengan pengalaman individu maupun kelompok.selanjutnya menurut Lie, CL adalah sistem pengajaran yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bekerja sama. (Thobroni dan Musatafa, 285-286:2013).
2.      Selanjutnya Howard Kingsleymembagi tiga hasil belajar, yakni (1) keterampilan dan kebiasaan, (2) pengetahuan dan pengertian, (3) sikap dan cita-cita. Masing-masing jenis hasil belajar dapat diisi dengan bahan yang telah dalam kurikulum. Sedangkan Gagne membagi lima kategori hasil belajar, yakni (1). Informasi Verbal, (2) keterampilan intelektual, (3) strategi kognitif, (4) sikap dan (5) keterampilan motoris. (Nana Sudjana, 22:2010).
3.      Menurut teori Gesfalt, belajar merupakan suatu peruses perkembangan. Artinya bahwa secara kodrati jiwa raga anak mengalami perkembangan. Perkembangan sendiri-sendiri dari diri siswa sendiri maupun pengaruh dari lingkungannya. Berangkat dari teori ini hasil belajar siswa dipengaruhi oleh dua hal, siswa itu sendiri dan lingkungannya. Pertama, siswa; dalam arti kemepuan berpikir atau baik jasmani maupun rohani. Kedua, lingkungan; yaitu sarana dan prasarana, kompetensi guru, kreativitas guru, sumber-sumber belajar, metode serta dukungan lingkungan, dan keluarga. (Ahmad Susanto, 12:2013)
4.      Hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan hipotesis praktis sebagaimana yang dijelaskan Elliot, hipotesis praktis (Practical Hypotheses) untuk mengidentifikasi permasalah pembelajaran dan bagaimana pemecahannya. (Rochiati, 2010:87)
5.      Penelitian tindakan kelas (PTK) merupakan sutau kegiatan reflektif yang dilakukan oleh guru unuk peningkatan proses pembelajaran yang telah dilakukan. Tindakan ini merupakan refresentasi terhadap perbaikan proses pembelajaran dalam guru melaksanakan yang merupakan salah satu tanggung jawab terhadap peserta didiknya untuk kemajuan pendidikan. (Nur Hidayah, 7:2013).
6.      Sebagai mana yang dijelaskan Suharsimi Arikunto (Sarwiji Suwandi 2012:11) menjelaskan, yaitu: penelitian tindak kelas dari unsur kata pembentukannya, yakni penelitian, tindakan, dan kelas. Penelitian mengacu pada suatu objek dengan menggunakan cara atau aturan metodologi tertentu untuk memperoleh data atau informasi yang bermanfaat untuk meningkatkan mutu suatu suatu hal yang menarik minat dan penting bagi peniliti tindakan mengacu pada suatu gerak kegiatan yang sengaja dilakukan dengan tujuan tertentu.
7.      Prencananaan tindakan dalam PTK ini mencakup semua langkah tindakan rinci. Segala keperluan dalam PTK, mulai dari materi/bahan ajar, serta teknik dan instrument observasi/evaluasi, dipersiapkan secara matang pada tahapan perencanaan tindakan ini. (Kunandar, 71:2009)
8.      Kegiatan observasi atau pengamatan dalam penelitian tindakan kelas yang dilakukan untuk mengetahui dan memperoleh gambaran lengkap secara objektif tentang perkembangan proses pembelajaran, dan pengaruh dari tindakan yang dilakukan terhadap kondisikelas dalam bentuk data.(Susilo, 22:2007)
9.      Sedangkan (Nawawi, 1995:106) mengemukakan, bahwa observasi adalah pengamatan dan pencatatan secara sistematis terhadap gejala yang tampak pada objek penelitian.
10.  Untuk mengumpulkan data yang sifatnya mengevaluasi hasil proses untuk mendapatkan kondisi awal sebelum proses (pre-test dan post-test) teknik ini dapat dipakai. Instrumenya dapat berupa soal-soal ujian atau soal-soal tes. (Husein,2003:52)

66.      Daftar Pustaka
1.      MuhammadThobrani dan Arif Mustafa, 2013. Belajar Dan Pembelajaran Wacana dan Praktik Pembelajaran dalam Pembangunan Nasional, Jogjakarta: AR-RUZZ MEDIA.
2.      NanaSudjana.2010. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung. PT Remaja Roksadaya.
3.      Ahmad Susanto. 2013. Teori Belajar dan Pembelajaran Disekolah Dasar. Jakarta. PRENAMEDIA GROUP.
4.      RochiatiWriatmadja.2010. Metode Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
5.      Nur Hidayah. 2013. Panduan Praktis Penyusunan dan Pelaporan PTK. Jakarta. PT. Prestasi Pustakarya.
6.      Sarwiji Suwandi. 2012. Penelitian Tindakan Kelas(PTK) dan Penulisan Karya Ilmiah. Surakarta: Yuma Pustaka.
7.      Kunandar.2008. Langkah Mudah Penilitian Tindakan Kelas Sebagai Pengembangan Profesi Guru. Jakarta. PT Raja Grafindo Persada.
8.      Susilo.2007. Penelitian Tindakan Kelas. Yogyakarta. Pustaka Book Publisher.
9.      HadawiNawawi.1995. Metodologi Penelitian Bidang Sosial. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

10.  HuseinUmar. 2003. Disertasi dan Skripsi-Teknik. Jakarta. PT Raja Grafindo Persada.







Rabu, 09 Oktober 2019

Tugas Observasi Bahasa Indonesia

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Sering kali kita menjumpai baliho, poster, banner, spanduk, stiker, dan lainnya di sekitar kita yang bertujuan menarik perhatian masyarakat dan memberikan informasi didalamnya. Kali ini saya mendapatkan tugas untuk menganalisis beberapa baliho, spanduk, banner, stiker, dan sebagainya,
apakah kata-kata didalamnya sudah tepat penggunaan EYD (Ejaan Yang Disempurnakan) dan apakah kata-kata dalam objek tersebut sesuai dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Dan berikut adalah beberapa foto yang saya ambil sebagai objek analisis.


Alamat/Tempat pengambilan foto: Jl. Sepakat II, Bansir Darat, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kaliamantan Barat 78112, Indonesia.
Waktu: 9 Oktober 2019 11:23
Analisis: Penulisan kata "Disini" dalam baliho tersebut salah, penulisan yang benar adalah "Di sini" yang dalam KBBI memiliki arti 'kata petunjuk yang menyatakan tempat yang dekat dengan pembicara'.
Sumber:Aplikasi "KBBI V" dan pemikiran sendiri


Alamat/Tempat pengambilan foto: Jl. Sepakat II, Bansir darat, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78112, Indonesia.
Waktu: 6 Oktober 2019 11:19
Analisis: Kata "Tiauw" pada baliho tersebut salah, yang benar adalah "Tiaw", dan  penulisan "Jus Naga" salah, karena dapat bermakna berbeda,  yang benar adalah "Jus Buah Naga".
Sumber: Google dan pemikiran sendiri


Alamat/Tempat pengambilan foto:Jl. Karangan Blk. D No.16b, Bansir Laut, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78113, Indonesia.
Waktu: 9 Oktober 2019 10:25
Analisis: Keseluruhan penulisan telah sesuai EYD dan KBBI. Hanya saja, pada penulisan alamat , nama jalan ada 2, tentu tidak mungkin ada 2 nama pada 1 jalan. maka seharusnya alamat tertulis "Jl. Sepakat 1 blok E No. 1 Pontianak Tenggara....."
Sumber: Pemikiran sendiri


Alamat/Tempat pengambilan foto: Jl. Sepakat II, Bansir darat, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78112, Indonesia.
Waktu: 6 Oktober 2019 11:19
Analisis: Penulisan telah sesuai dengan EYD dan KBBI.
Sumber:Pemikiran sendiri


Alamat/Tempat pengambilan foto: Jl. Sepakat II, Bansir Darat Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78116, Indonesia.
Waktu: 9 Oktober 2019 11:02
Analisis: Penulisan sesuai dengan EYD dan KBBI.
Sumber:Pemikiran sendiri
Alamat/Tempat pengambilan foto: Jl. Sepakat II, Bansir Darat Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78116, Indonesia.
Waktu: 9 Oktober 2019 11:02
Analisis: Penulisan sesuai dengan EYD dan KBBI.
Sumber: Pemikiran sendiri.
Alamat/Tempat pengambilan foto: Jl. Sepakat II, Bansir Darat Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78116, Indonesia.
Waktu: 9 Oktober 2019 10:59
Analisis: Penulisan sesuai dengan EYD dan KBBI.
Sumber: Pemikiran sendiri.


Alamat/Tempat pengambilan foto: Komp. Prestigio No.25, Bansir Darat, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimangan Barat 78116, Indonesia.
Waktu: 9 Oktober 2019 10:57
Analisis: Penulisan sesuai dengan EYD dan KBBI.
Sumber: Pemikiran sendiri.

Alamat/Tempat pengambilan foto: Jl. Padat Karya No.17, Bansir Darat, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78116, Indonesia.
Waktu: 9 Oktober 2019 10:56
Analisis: Penulisan sesuai EYD dan KBBI.
Sumber: Pemikiran sendiri

Alamat/Tempat pengambilan foto: Jl. Sepakat II, Bansir Darat, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78112, Indonesia.
Waktu: 9 Oktober 2019 10:55
Analisis: Penulisan sesuai EYD dan KBBI.
Sumber: Pemikiran Sendiri

Alamat/Tempat pengambilan foto: Jl. Sepakat II, Bansir Darat, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78112, Indonesia.
Waktu: 9 Oktober 2019 10:50
Analisis: Penulisan sesuai EYD dan KBBI, tetapi sepertinya ada hal yang tidak disediakan di toko tersebut, sehingga sesuatu yang tidak tersedia ditutup tulisannya.
Sumber: Pemikiran sendiri
Alamat/Tempat pengambilan foto: Jl. Jendral Ahmad Yani No. 210, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak sel, kota Pontianak, Kalimantan Barat 78113, Indonesia.
Waktu: 9 Oktober 2019 10:37
Analisis: Penulisan sesuai EYD dan KBBI.
Sumber:pemikiran sendiri

Rabu, 25 September 2019

Pertama kali belajar Bahasa Inggris di Sekolah



Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Kali ini saya akan menceritakan pengalaman pertama saya belajar bahasa Inggris secara resmi.
Dulu saya sangat takut belajar bahasa Inggris, waktu itu saya baru saja masuk SD dan saya sering mendengar belajar bahasa Inggris dimulai pada kelas 4 SD, saya itu penakut bahkan untuk hal yang saya belum pernah mencobanya...
Singkat cerita akhirnya saya pun sudah kelas 3 SD, dan rasa takut itu masih belum hilang, saya takut saya tidak bisa mengikuti pelajaran dengan baik, saya sama sekali tidak paham bahasa Inggris. Saya khawatir nilai bahasa Inggris saya nanti akan hancur dan membuat saya harus tinggal kelas karena tidak bisa bahasa Inggris. Tapi, mau bagaimana lagi, semua harus dijalani kan...
Akhirnya saya pun naik ke kelas 4 SD dan benar, ada mata pelajaran bahasa Inggris, saya sangat khawatir, tapi saat itu guru bahasa Inggris ny belum ada, mungkin guru sebelumnya berhenti...
Sampai akhirnya sekolah mendapatkan guru pengganti, beliau seorang wanita yang baik, ramah, sabar benar- benar seorang guru idaman, beliau mendidik kami dengan baik, akhirnya saya mengerti bahasa Inggris, bahkan nilai bahasa Inggris saya setidaknya bisa diatas KKM, tapi beliau tidak lama mengajar, karena ada urusan pribadi akhirnya beliau mengundurkan diri...
Lalu saat saya kelas 6 ada guru baru, dan ternyata beliau adalah ayah teman saya, dan sampai sekarang beliau masih mengajar di sekolah saya dulu... yaaa saya tidak begitu memahami bahasa Inggris saya hanya mengerti beberapa kata saja, tapi In Syaa Allah kosa kata yang saya ketahui bertambah,,,
Pelajaran yang dapat diambil dari cerita saya, jangan jadi seperti saya yang takut sebelum mencoba, optimislah, kamu pasti bisa, dan jika kamu merasa kamu tidak mampu pelajarilah lebih dulu... selanjutnya jalani dan kerja keraslah  karena kerja keras tidak akan pernah mengkhianati hasil💪😁

Rabu, 18 September 2019

Ceritaku


 
 Assalamu ‘alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
               Segala puji bagi Allah SWT yang mana telah memberikan kita kesehatan sehingga saya dapat menulis blog ini dan anda dapat membaca blog ini. Ini adalah blog pertama saya, jadi saya akan menceritakan secuil kisah hidup saya.
                Pada suatu hari, hiduplah seorang wanita cantik eeeaaaa (apaan sih :˅)… hehehe gak gitu yaa ceritanya…  oke kenalan dulu yaa, nama saya Atikah Putri Dinanty, biasa dipanggil Tika saya lahir dan besar di kota Sintang, kota Sintang sendiri terkenal dengan tempat wisata Bukit Kelam, walau saya lahir dan besar di Sintang, saya sendiri belum pernah berkunjung ke Bukit Kelam. :˅. Oke cukup disitu yaa perkenalannya kita lanjut ke inti pembahasan.
                Jadi, sekarang saya masih menjadi maba di Institute Agama Islam Negeri Pontianak atau yang biasa disingkat IAIN Pontianak. Tentunya saya bangga menjadi salah satu Mahasiswi IAIN Pontianak, jujur dulu saya tak pernah berkeinginan melanjutkan pendidikan saya disini, karna saya tak berkeinginan melanjutkan pendidikan saya dalam bidang agama. Tapi suatu hari, saya tiba-tiba saja berubah pikiran. Sebelum saya menceritakan apa yang membuat saya berubah pikiran, saya akan beritahu riwayat  pendidikan saya.
            Jenjang pendidikan pertama saya di TK Dharma Kartini, lalu di SDN 10 Pandan, saya melanjutkan pendidikan di pondok pesantren di daerah Kubu Raya, namanya pondok pesantren Khulafaur Rasyidin, tapi hanya 3  bulan, lalu saya keluar (jangan dicontoh!) dan menjadi alumni SMPN 1 Sungai Tebelian, lalu saya melanjutkan pendidikan di MA Al-Muhajirin Pandan, jadi dilihat dari riwayat pendidikan saya, sedikit yang berhubungan dengan pendidikan agama, sebenarnya saya sangat ingin melanjutkan jenjang SMA saya di SMAN 1 Sintang, tapi saya tak diizinkan oleh ayah saya karena jarak yang jauh, dan takut saya tidak betah :˅.
            Tapi dengan masuk ke MA pemikiran saya jadi terbuka, saya menyadari nilai agama saya yang kurang dari nilai mata pelajaran lain. Lalu saat mengerjakan ulangan, saya bingung kenapa pengetahuan ilmu agama saya sangat kurang, lalu saya berfikir ini adalah jenjang terakhir saya mempelajari ilmu agama, kalau selanjutnya saya tidak kuliah di bidang agama, maka saya hanya mengetahui sedikit ilmu agama, itu tidak akan cukup, maka dari situlah saya membulatkan tekad untuk kuliah di kampus islam, dan memilih jurusan yang paling banyak mempelajari ilmu agama. Singkat cerita saya akhirnya lolos di IAIN Pontianak dan memilih Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan.
            Percayalah Allah punya rencana yang terbaik, Allah yang lebih mengerti apa yang pantas untuk kita. Jangan pernah putus asa, Allah pasti akan memberi jalan keluar, kita hanya perlu sholat, sabar, , bulatkan tekad, kerja keras, lakukan amalan tambahan, sisanya serahkan pada Allah SWT.
         Sekian dari saya, semoga dapat menginspirasi anda, maaf jika ada salah kata karena sesungguhnya kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT.
Wassalamu ‘alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh